Carlo Ancelotti mengatakan kesuksesan The Blues mengalahkan Manchester United kandang dan tandang merupakan kunci kesuksesan musim ini.
Tim raksasa London itu sukses mengalahkan United di Stamford Bridge dan Old Trafford dan Ancelotti merasa kemenangan tersebut merupakan yang terpenting dalam perjalanan Chelsea meraih gelar pertama dalam empat tahun.
"Rekor kandang kami memegang peranan penting, tetapi jangan lupakan kemenangan di Manchester," ujar pelatih asal Italia itu setelah mengantarkan timnya menghancurkan Wigan 8-0 di Stamford Bridge sekaligus menyegel gelar juara Liga Primer Inggris.
"Kedua hal tadi telah meningkatkan rasa percaya diri tim dan membuat United sedikit terpukul."
Beberapa pengamat menyebut skuad Chelsea 'tua' dan memprediksi gelar sekarang merupakan yang terakhir yang bisa diperoleh. Namun Ancelotti memiliki keyakinan lain.
"Saya rasa klub ini memiliki masa depan cerah karena dihuni pemain yang tidak terlalu tua dan Chelsea akan memiliki tim tangguh di masa yang akan datang," imbuhnya.
"Kami telah melewati musim fantastis. Tidak saja mengklaim gelar Liga Primer, tetapi kami mampu memperlihatkan indahnya sepakbola. Setelah melewati satu musim, saya berharap bertahan lama di sini dan meraih gelar lainnya."
"Kami mengakhiri musim dengan penampilan istimewa meski di awal laga kami merasakan tekanan dan bermain kurang baik."
"Tetapi di babak kedua permainan berkembang dengan sendirinya dan akhirnya kami meraih kemenangan."
"Saya ingin berterimakasih kepada pemilik klub, Roman Abramovic, klub, dan semua orang yang bekerja dan mendukung saya setiap hari. Di atas semua itu kepada semua pemain."
"Saya menemukan sebuah tim fantastis yang mau bekerja keras dan mempertahankan semangat tinggi. Kami meraih gelar juara karena bermain dan bekerja layaknya sebuah tim. Semua orang di sini melakukan pekerjaannya dengan baik."
Pelatih Italia itu kemudian mengekspresikan kegembiraannya mampu mengklaim gelar di dataran Inggris dan memuji kerja keras para pemain meski berada di bawah tekanan dan persaingan ketat.
"Sebuah momen fantastis. Saya mengingat semua kemenangan. Saya senang mampu meraih gelar juara di musim pertama. Saya mendapat dukungan penuh karena bergabung dengan sebuah tim yang memiliki organisasi baik. Cukup mudah untuk memberikan yang terbaik di sini," jelasnya panjang lebar.
"Kami memiliki rival hebat, Manchester United, yang memberikan perlawanan hingga pertandingan terakhir. Saya pernah mengatakan perburuan akan berlangsung hingga akhir musim. Kami bangga dan bahagia mampu mengungguli sebuah tim hebat seperti United."
Selengkapnya...
Ancelotti: Redam United Kunci Kesuksesan Chelsea
Gallas Tolak Kontrak Baru Arsenal
William Gallas dilaporkan menolak kontrak baru yang disodorkan Arsenal karena tidak mendapat kenaikan gaji, demikian The Daily Mirror.
Manajer The Gunners Arsene Wenger dan para petinggi klub merasa Gallas akan menerima karena kontrak tersebut berdurasi dua tahun. Sementara itu Arsenal memiliki kebijakan hanya akan menyodorkan kontrak selama satu tahun bagi pemain berusia di atas 30 tahun.
Akan tetapi, pemain yang kini berusia 32 tahun dan agennya telah menolak tawaran tersebut karena meminta kenaikan gaji hingga 100 ribu poundsterling per pekan.
Wenger kabarnya ingin mempertahankan Gallas yang masih kerasan tinggal di London Utara, tetapi penolakan ini akan memaksa pelatih asal Prancis itu bekerja lebih cepat di bursa transfer pemain sebelum berlangsungnya Piala Dunia dan mendatangkan dua bek baru jika Gallas tidak segera mengubah pendiriannya.
Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...
Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com
Selengkapnya...
Drogba Sempat Disemprot Ancelotti
Sebelum mencetak hattrick untuk membawa Chelsea menang 8-0 atas Wigan Athletic, Didier Drogba sempat mendapat peringatan keras dari sang manajer Carlo Ancelotti.
Peringatan keras itu diberikan lantaran aksi gondoknya di babak pertama karena Frank Lampard mengambil eksekusi penalti yang didapat Chelsea.
"Saya berbicara dengannya setelah babak pertama. Keputusan untuk memberikan eksekusi penalti adalah tanggung jawab saya. Jika memang ada penalti, maka menjadi bagian Lampard," tandas Ancelotti kepada ESPNStar.
"Saya memintanya untuk tetap tenang dan diam karena dia pasti mendapat kesempatan mencetak gol di babak kedua. Saya bilang: 'Jangan merengek, Drogba. Kamu pasti bisa mencetak gol di babak kedua'."
Hardikan tersebut terbukti ampuh dan Drogba berhasil mencetak tiga gol, yang menjadikannya sebagai topskor Liga Primer Inggris dengan 29 gol.
Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...
Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com
Selengkapnya...
Drogba Cetak Hat-Trick, Chelsea Juara
Didier Drogba mencetak hat-trick, Nicolas Anelka memborong dua gol, untuk membawa Chelsea menang delapan gol tanpa balas atas Wigan Athletic dan meraih gelar musim ini.
Chelsea juara dengan koleksi 86 angka, dan menjadi tim paling produktif dengan 103 gol dari 38 pertandingan, atau 2,7 gol per pertandingan. Didier Drogba menjadi top-scorer dengan 29 gol.
Anelka membuka pesta gol Chelsea ketika laga memasuki menit keenam. Frank Lampard menggandakan keunggulan lewat titik penalti, setelah Gary Caldwell melakukan pelanggaran di kotak penalti dan diganjar kartu merah, menit ke-32.
Pesta gol The Blues berlanjut di babak kedua. Salomon Kalou mencetak gol indah hasil kerjasama dengan Lampard, menit ke-54.
Dua menit kemudian Anelka mencetak gol keduanya, memanfaatkan umpan Branislav Ivanovic.
The Blues tidak mengendurkan serangannya, dan lini depannya terlihat makin rakus. Menit ke-62, Drogba mencetak gol ke-100 Chelsea lewat tandukan bertenaga.
Menit ke-67, Drogba dipercaya mengeksekui penalti. Tembakannya menerpa mistar, tapi masuk gawang.
Memasuki menit ke-78, Anelka mengirim umpan yang diteruskan ke Drogba untu dijadikan gol. Drogba tidak hanya mencetak gol ke-100 Chelsea, tapi juga membuat hat-trick dalam laga ini.
Wigan berupaya menyerang dengan Hugo Rodalega sendirian di depan, tapi upaya itu sia-sia. Pelatih Roberto Martinez tidak bisa berbuat apa-apa.
Memasuki menit ke-90, Ashley Cole memanfaatkan peluang terakhir menjadi gol kedepalan dalam laga itu.
'King Carlo More Than Special' demikian bunyi pamflet kecil yang diusung fans Chelsea. Sedangkan John Terry mengatakan; "Ini akhir musim yang manis sejak kegagalan pasca ditinggal Jose Mourinho."
Chelsea kali terakhir meraih gelar tahun 2006, ketika masih diasuh Mourinho.
Sekian artikel terkini Blog Berita Bola. Apakah Anda ingin berkomentar?? bagi yang ingin berkomentar, silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini...
Sumber artikel Blog Berita Bola: goal.com
Selengkapnya...
Daftar Blog Saya
-
-
Ngurus Anak, Salah Satu Hobi Ahmad Dhani12 tahun yang lalu
-
-
-